Menilik Geliat Pemuda di Era Tekhnologi

By: Siti Khuzaiyah*

Hakikat Pemuda
Apa yang terlintas di pikiranmu ketika mendengar kata pemuda? Apakah sekedar manusia muda dengan beragam gayanya yang serba up to date? Ataukah ada yang bisa mengartikan pemuda dengan makna yang lebih dalam?
Ya, secara umum pemuda memang berarti orang yang masih muda (KBBI). Lebih lanjut mengenai usia pemuda, Undang-Undang Nomor 40/2009 tentang kepemudaan membatasi usia pemuda mulai 16 hingga 30 tahun, meskipun saat ini masih banyak organisasi kepemudaan yang memiliki pengurus aktif dengan usia di atas 30 tahun.
Berdasarkan ciri-ciri psikologi, pemuda cenderung memiliki ciri-ciri sebagai berikut (Mulyana, 2008):
1. Selalu ingin memberontak terhadap kemapanan. Hal ini lebih disebabkan karena pada usia ini seorang pemuda sedang mencari identitas diri. Keinginan untuk diakui dan ingin mendapatkan perhatian mendorong pemuda untuk berbuat sesuatu yang ”tidak biasa-biasa saja dan sama dengan yang lain”. Ditinjau dari sisi positif perilaku ini akan memunculkan kreatifitas, akan tetapi disisi lain akan muncul penentangan dari pihak lain khususnya pihak orang dewasa yang sudah mapan.
2. Bekerja keras dan pantang menyerah. Sifat kedua ini berhubungan erat dengan sifat pertama. Kerja keras dan pantang menyerah inilah yang mendorong pemuda berlaku revolusioner. Perilaku revolusioner inilah yang memunculkan anggapan bahwa pemuda itu tidak berpikir panjang sehingga akan berpotensi untuk menimbulkan konflik baik itu dengan sesama pemuda maupun dengan orang tua.
3. Selalu optimis. Sifat ini sangat menunjang sifat kerja keras dan pantang menyerah. Sifat optimis ini akan mendorong pemuda selalu bersemangat berusaha untuk mencapai cita-citanya.
Suatu saat, dalam sebuah pertemuan, penulis bertanya mengenai apa yang terlintas di pikiran mahasiswa mengenai pemuda, maka secara spontan mahasiswa menjawab:
”Hm…pemuda itu dinamis”
”Pemuda itu kuat”
”Pemuda itu pantang menyerah”
”Pemuda…idealis dan kritis”.
Yup, itulah beberapa karakter ideal pemuda yang secara umum dapat spontan keluar dari pikiran kita ketika mengingat hakikat pemuda. Namun sayangnya, saat ini banyak kita jumpai pemuda yang kehilangan identitasnya dikarenakan ia terlena oleh suatu pola pergaulan yang hedonis (keduniawian). Tidak jarang pemuda saat ini `loyo` ketika dituntut bekerja keras, tidak semangat ketika menghadapi suatu tantangan baru, mudah putus asa ketika menghadapi kegagalan, berpikir serba praktis mengenai suatu hal, serba `manut` dan terpenjara dalam sistem yang monoton, tidak kritis serta takut menyampaikan ide-ide briliannya. Ada juga pemuda yang ter nina bobokan oleh karena semua keperluan hidupnya sudah tercukupi oleh suapan orangtua, mereka tidak mengetahui hakikat kerja keras bagi seorang pemuda.
Yupz, semoga kita -para pemuda- bisa menjadi seorang pemuda ideal…

Peran Pemuda
”Beri aku sepuluh pemuda, maka akan kugoncangkan dunia,” inilah sebuah ungkapan yang pernah dilantunkan sang orator ulung yang pernah dikenal dunia, sekaligus presiden perdana yang pernah memimpin Indonesia. ia menyanjung, betapa pentingnya keberadaan sebuah komunitas pemuda dalam suatu bangsa dan negara. Dalam sejarah Indonesia, dari prolog sampai epilog kemerdekaan, pemuda memiliki peranan luar biasa sebagai ”avant grade” (ujung tembok) perubahan, tonggak kebangkitan lahirnya kesadaran ”berbangsa”, peran tersebut dapat dilihat sejak para pemuda membuat ”komunike politik kebangsaan” 28 Oktober 1928 ”Satu tumpah darah, satu bangsa dan satu bahasa”
Berdasarkan UU kepemudaan, maka dapat dilihat bahwa sebagian besar usia pemuda (16-30 tahun) berada pada masa-masa sekolah dan kuliah, dimana masa-masa itu merupakan masa penuh idealisme. Adanya karakter khas pada pemuda, disertai dengan adanya masa sekolah/kuliah (sebagai masa pembelajar), akhirnya mendukung pemuda untuk berperan lebih. Diantara peran pemuda yang sampai saat ini masih relevan adalah perannya sebagai agen perubahan (Agent of change) dan sebagai agen kontrol sosial (agent of social control). Salah satu perangkat agar pemuda bisa menjalankan peran sebagai agen perubahan dan agen kontrol sosial adalah melalui organisasi. Ya, kita tidak akan bisa bergerak sendiri. Kita butuh partner dalam melakukan sebuah perubahan di lingkungan sosial sekitar kita. Partner itu akan didapatkan dalam sebuah organisasi. Organisasi di sini tdak hanya organisasi yang eksis (tampak) saja, tetapi juga organisasi yang terselubung (seperti pada zaman penjajahan Jepang dimana organisasi pemuda dilarang ada di Indonesia). Melalui organisasi akan lahir diskusi-diskusi dan budaya yang mendukung adanya sebuah perubahan. Perubahan di lingkungan sekitar hingga skala yang paling luas sekalipun.

Pemuda, Dulu dan Sekarang

Jika kita lihat, ada perbedaan menonjol antara pemuda dulu dan sekarang. Dahulu, dimana keadaan negara masih ”menegangkan”, lahirlah para pemuda dengan generasi yang penuh idealisme, rela berkorban, semangat juang tinggi, perintis, pelopor dan nasionalis dalam diri Soekarno, Hatta, Sjahrir, ataukah Soetomo. Tetapi coba bayangkan dengan keadaan pemuda sekarang. Membaca hasil jajak pendapat yang di buat oleh Litbang Kompas (23/10/2010), sebagai orang muda, saya juga prihatin.
Dari hasil jajak pendapat tersebut, didapatkan bahwa menjadi kaya dan popular adalah tujuan dan niat terutama (28,8 % dan 12,2 %) jika di bandingkan dengan keinginan untuk menjadi seorang pemimpin (17,6 %). Hal lain yang menjadi keunikan dan ciri khas pemuda jaman sekarang adalah pragmatis dan apolitis. Pragmatis karena hanya mementingkan tujuan diri sendiri (kepentingan pribadi), kaya, dan terkenal. Apolitis, dimana pemuda kurang berminat untuk terjun di bidang politik, organisasi kemasyarakatan, partai ataukah anggota legislatif. Pergeseran jati diri pemuda ini secara tidak langsung dipengaruhi oleh adnaya perubahan kondisi dan tekhnologi.
Perkembangan teknologi tidak disikapi secara positif oleh kaum muda sekarang. Secara skala, penggunaan tekhnologi mungkin saja didominasi oleh kaum muda. Akan tetapi, hanya sebagian kecil pemuda yang memanfaatkan tekhnologi untuk hal-hal positif. Dalam tayangan investigasi di salah satu TV swasta beberapa saat lalu, di katakan bahwa konten dan situs porno dapat di akses secara bebas lewat handphone oleh pelajar sekolah dasar, seiring dengan menjamurnya layanan internet murah provider selular. Anak-anak sekolah lebih banyak menghabiskan waktunya di warnet untuk membuka situs porno dan game online.
Adanya situs jejaring sosial seperti Friendster, MySpace, Facebook dan Twitter telah menyita banyak waktu pemuda untuk `bermain`. Jejarnig sosial tersebut dibangun tentu ada tujuan dan manfaat yang hendak dibagikan (menjalin silaturahim, berbagi info, dsb), akan tetapi penggunaan yang berlebihan dan tidak kenal waktu justru akan menjerumuskan si pengguna pada penghamburan waktu dan tenaga pada hal yang minim manfaat.

Pemuda dalam Pandangan Islam
“Manfaatkan yang lima sebelum datang yang lima: masa mudamu sebelum datang masa tuamu; masa sehatmu sebelum datang masa sakitmu; masa kayamu sebelum datang masa miskinmu; masa hidupmu sebelum datang masa matimu; masa luangmu sebelum datang masa sibukmu.” (H.R. Al Baihaqi)
Di dalam Al Qur’an, peran pemuda diungkapkan dalam kisah Ashabul Kahfi (18:9-22), kisah pemuda Ibrahim (21:60,69 dan 2:258) dan pemuda dibunuh oleh Ashabul Uhdud (lihat tafsir Ibnu Katsir Q.S. Al Buruuj) dan para Assabiqunal Awwalun pada umumnya berusia muda. Pemuda memegang peranan penting dalam sejarah kebangkitan Islam. Diantara pada pejuang muda Islam adalah Ali bin Abi Thalib dan Zubair bin Awwam, yang paling muda ketika itu keduanya berumur 8 tahun, Thalhah bin Ubaidillah (11), al Arqam bin Abi al Arqam (12), Abdullah bin Mas’ud (14) yang kelak menjadi salah satu ahli tafsir terkemuka, Saad bin Abi Waqqash (17) yang kelak menjadi panglima perang yang menundukkan Persia, Jafar bin Abi Thalib (18), Zaid bin Haritsah (20), Utsman bin Affan (20), Mush’ab bin Umair (24), Umar bin Khatab (26), Abu Ubaidah Ibnul Jarah (27), Bilal bin Rabbah (30), Abu Salamah (30), Abu Bakar Ash Shidiq (37), Hamzah bin Abdul Muthalib (42), Ubaidah bin al Harits, yang paling tua diantara semua sahabat yang berusia 50 Th.
Islam sangat menghargai keberadaan pemuda. Bahkan di dalam sebuah hadits mengenai 7 golongan yang dijamin masuk syurga, nomor 2 disebutkan adalah `seorang pemuda yang hidupnya selalu beribadah kepada Allah`. Ya, siapakah yang tidak ingin mausk syurga? Mari berlomba-lomba menjadi pemuda yang baik, generasi khoiru ummah, yang dapat berperan untuk perbaikan di sekitar kita.

Pemuda Seperti Apakah Kita?
Apakah kita tergolong pemuda yang aktif, suka berkerja keras, senang mencoba hal-hal baru serta senantiasa memberi manfaat untuk lingkungan sekitar kita? Ataukah kita pemuda yang hanya berdiam diri, berfoya-foya, terlena pada arus tekhnologi yang membuat kita tidak produktif, serta tidak mau bergerak dan berkiprah untuk sekitar?
Hm…tarik nafas panjang… Renungkan, berapa sisa waktu kita? Dalam waktu 24 jam, hal-hal apa yang sudah kita lakukan? Tidur berapa jam? Belajar berapa jam? Bermain di depan komputer berapa jam? Berkongko-kongko dengan teman berapa jam? Facebookan berapa jam?
Berapa waktu dari 24 jam itu yang sudah kita sumbangkan untuk lingkungan sekitar kita? Semoga kita benar-benar menjadi pemuda yang sesungguhnya, pemuda yang terus menggali dan mengembangkan potensi diri, ikut peka terhadap kondisi lingkungan sosial sekitar. Menjadi pemuda yang berkiprah untuk kebaikan dan senantiasa beribadah, hingga kita termasuk dalam golongan orang-orang yang dijamin masuk syurga. Amien…
*Penulis adalah pemuda, staff pengajar di Prodi DIII Kebidanan STIKES Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (http://www.ukht.wordpress.com)
Sumber:
Burhani, R. 2011. Undang-undang Batasi Usia Pemuda 16-30 tahun. Available on http://www.antaranews.com. Diakses pada 22 Oktober 2011
Fajri. 2007.Pemuda Adalah Ujung Tombak Bangsa. Available on http://fajrieq.multiply.com. Diakses pada 22 Oktober 2011

http://kamusbahasaindonesia.org/pemuda

Mulyana, N.2008.Siapakah Pemuda Itu? Available on http://blogs.unpad.ac.id/suaraqolbu/?p=5
Pramana. 2008. Peran Pemuda sebagai Agen Perubahan. Available on http://anggitsaputradwipramana.blogspot.com Diakses pada 22 Oktober 2011
http://mixcustom.blogspot.com/2010/10/pemuda-adalah-orang-yang-mengatakan inilah saya dan bukan ini bapak saya.html#ixzz1bTM3XzOQ

http://soulheaven73.wordpress.com/2007/04/29/sepuluh-risalah-pemuda-islam/

http://hukum.kompasiana.com/2010/06/26/pemuda-islam-bangkitlah-kobarkan-semangat-perjuanganmu/.

http://peperonity.com/go/sites/mview/artikels/15980435. GOLONGAN AHLI SURGA

Ditulis dalam ArTikEL UMuM. 1 Komentar »

Wujudkan Generasi Sehat, Cerdas dan Shalih dengan IMD & ASI…

Khuzaiyah Muttaqin
Apakah kita pernah dengar gak istilah inisiasi menyusu dini? Yach, inisiasi menyusu dini adalah bayi menyusu sendiri segera setelah lahir dengan meletakkan bayi di atas dada ibu (Roesli, 2008). Jadi, jika dulu zamannya kita lahir itu bayi langsung dipisahkan dari ibunya sementara menunggu ibunya dibersihkan dari kotoran dan darah, maka pada jika IMD tidak demikian. Pada IMD segera setelah bayi lahir, bayi langsung diletakkan di atas perut ibu, dikeringkan disana, diganti dengan kain bersih disana, dan kemudian bayi langsung ditengkurapkan di atas perut ibu dalam keadaan kontak skin to skin antara kulit bayi dan ibu. Nah, setelah itu bayi dibiarkan merangkak dan mencari payudara ibu sendiri. Istilahnya adalah the breast crawl. Proses ini dibiarkan minimal selama 1 jam sampai bayi berhasil menemukan puting susu ibu dan dilanjutkan dengan menyusu pada ibu.
Lalu, apa sih manfaat or keuntungan IMD?
Mungkin kita ada yang bertanya, apa gak kasihan tuh baby, masa baru lahir langsung ditengkurapkan di atas perut ibu? Apa gak sesak nafas, megap-megap atau kedinginan? Yach, bagus juga kalau ada yang masih berpikiran demikian, itu artinya kalian masih memiliki kepekaan yang tinggi terhadap para baby. Hehe..
Namun, yang perlu kita pahami di sini adalah, bahwa ternyata bayi baru lahir yang tidak mendapatkan IMD itulah yang seharusnya dikasihani. Pasalnya, IMD mempunyai seabrek manfaat. Apa saja yach manfaat alias keuntungannya? Yuuk…lanjut…
1. Dada ibu menghangatkan bayi dengan tepat sehingga menurunkan angka kematian bayi akibat hipotermia (suhu di bawah normal/kedinginan). Nah, berarti tidak tepat kan jika kita menganggap bahwa bayi IMD dengan telanjang dada menjadi kediginan? Karena dada si bayi melakukan perlekatan dan kontak langsung dengan kulit ibu, dan tubuh ibu tentu hangat sehingga berfungsi sebagai penghangat bayi.
2. Ibu dan bayi merasa tenang.
3. Memindahkan bakteri baik yang ada di kulit ibu ke kulitnya, menjilati kulit ibu hingga menelan bakteri itu, yang pada akhirnya akan berkoloni di usus bayi menyaingi bakteri ganas dari lingkungannya.
4. Jalinan kasih sayang ibu lebih baik sebab bayi siaga 1-2 jam pertama di dekapan ibu.
5. Mendapat kolostrum, kaya antibody dan penting untuk pertumbuhan usus dan ketahanan tubuh terhadap infeksi. Nah, itulah kenapa bayi IMD gak gampang sakit..
6. Dengan IMD akan meningkatkan kesuksesan proses pemberian ASI ekslusif (pemberian ASI saja selama 6 bulan) dan bayi akan lebih lama disusui.
7. Pada ibu, sentuhan, emutan dan jilatan pada puting merangsang pengeluaran hormone oksitosin yang penitng untuk:
- mengurangi perdarahan ibu setelah melahirkan
- membuat ibu lebih rileks, mencintai bayi, meningkatkan ambang nyeri dan meningkatkan kebahagiaan ibu.
- Merangsang aliran ASI
Selain manfaat seabrek di atas, seorang pakar IMD dr. Utami Roesli SpA.MBA.IBCLC juga mengatakan bahwa terdapat 10.947 bayi lahir antara Juli 2003 s/d JUni 2004 dan disusui. Penelitian menunjukkan bahwa menyusu pada 1 jam pertama membantu keselamatan bayi 22%, sedangkan menyusu pada hari pertama hanya membantu sekitar 16%. Jadi kemungkinan kematian bayi meningkat secara bermakna setiap hari jika permulaan menyusu tersebut ditangguahkan. Nah Loh, kasihan kan bayi-bayi itu?

Tahapan apa saja yang dilalui bayi hingga si bayi bisa mencapai payudara sendiri tanpa dibimbing?
Kita mungkin berpikiran seperti itu ya? Mungkin kita juga berpikir, bukankah bayi masih kecil, baru lihat dunia dan belum berakal? (eits, kata siapa bayi gak berakal?:-))
Nah, ternyata ada 5 tahapan yang dilalui bayi sehingga akhirnya ia bisa mencapai payudara ibu sendiri.
Pertama, dalam 30 menit pertama bayi istirahat siaga. Sekali-kali melihat ibunya dan menyesuaikan dengan lingkungan. Kedua, dalam 30-40 menit, bayi mengeluarkan suara, gerakan menghisap, memasukkan tanga ke mulut. Ketiga, bayi mengeluarkan air liur. Keempat, bayi menekan-nekan perut ibu dan bergerak ke arah payudara. Kelima, menjilat-jilat kulit ibu, menyentuh putting susu dengan tangannya, menghentakkan kepalanya ke dada, menoleh ke kanan-kiri, menemukan puting, menjilat, megulum putting susu dan terakhir bayi membuka mulut lebar dan melekat dnegan baik.
Hendaknya proses IMD ini tidak terputus hanya sampai IMD saja, tapi mesti dilanjutkan dengan ASI eksklusif yaitu pemberian ASI saja selama 6 bulan.
Nah, sudah paham kan G!zolista? oke deh…
Yach, kenapa mesti IMD? Kenapa juga mesti ASI eksklusif?
wah, kalau itu pertanyaannya sih jawabannya buanyak banget…
Kenapa mesti ASI? Yach karena ASI merupakan makanan terbaik bagi bayi. Tiada makanan/ susu formula yang gizinya menyaingi ASI, meskipun itu susu formula termahal sekalipun. Satu yang terkandung di dalam ASI yang tidak dimiliki oleh susu formula apapun adalah colostrums. Colostrum hanya terkandung di dalam ASI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bayi dengan ASI akan 20x lebih jarang mencret (sementara 400 bayi meninggal setiap tahunnya karena mencret yang 300 diantaranya tidak disusui). Kematian bayi meningkat 23,5x lipat jika disusui pake formula. Selain itu bayi engan ASI akan 6-8x lebih jarang menderita kanker.
Lalu kenapa mesti IMD? Yach, karena “IMD adalah releks anugerah Illahi yang terlupakan”, begitulah ungkap Utami Roesli. Karena IMD mempunyai segudang manfaat baik bagi ibu maupun bayi.
Lalu, kenapa ASI eksklusif? Baiklah, mari kita simak Q.S Al-Baqarah: 233
“Para ibu hendaknya menyusukan anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan”
Q.S Al-Qoshos: 12
“Dan Kami ilhamkan ibu Musa:”hendaklah engkau menyusukannya.Maka apabila engkau khawatir terhadapnya, maka hanyutkanlah ke sungai dan janganlah khawatir dan bersedih”
Ayat ini jelas memerintahkan ibu-ibu untuk memberikan ASI kepada bayinya. Dan perintah ini bukanlah sekedar perintah saja tanpa hikmah, karena faktanya ternyata anak ASI terbukti lebih sehat, memiliki IQ lebih tinggi, EQ lebih baik, SQ lebih baik dan tentu lebih sholeh dan sholekha.
Nah tuh, berarti tidak tepat kan jika orangtua yang pingin anaknya pinter dan cerdas justru tidak memberinya ASI, tapi malah memberinya susu formula yang harganya tinggi? Jangan hanya karena prestise biar dianggap mampu or kaya, akhirnya justru memberikan susu sapi pada anak. Kasihan tuh baby, lama-lama gak jadi anak manusia malah jadi anak sapi karena disusui pake susu sapi terus. Hehe
Okey, sebagai calon ibu yang baik (ck-ck-ck), sudah sepatutnya kan kita bersiap dan bertekad sejak dini untuk memberikan ASI saja pada anak-anak kita kelak. Yach, supaya generasi kita menjadi generasi yang sehat dan cerdas.
Ocre?!! Jadikan ASI sebagai hadiah terbaik bagi baby!
Pekalongan, 28 Juli 2009

TIPS ATASI BAU PADA BAJU

Teman-teman semua, Pernahkah bermasalah dengan cucian yang bau apek? Pernahkan suatu ketika kamu sibuk dengan aktivitas sehari-hari hingga akhirnya lupa bahwa kamu sudah merendam pakaian seharian? Ya, diantara kita tentu sudah pernah ya ngalamin masalah tersebut. Atau juga pernah menghadapi masalah terkait pakaian seperti ;

-          Baju kesayangan Anda jadi cepat lusuh karena terlalu sering dicuci. Akibatnya warna jadi kusam.

-          Pembantu rumah tangga Anda seringkali memakai deterjen terlalu banyak. Pemborosan yang sangat sering terjadi.

-          Walau sudah dibilas beberapa kali, baju tetap terasa lengket karena masih ada sisa – sisa sabun cuci yang tertinggal.

-          Musim hujan membuat baju sulit kering sehingga meninggalkan bau kurang sedap.

-          Anda membutuhkan air lebih banyak untuk menghilangkan busa – busa sabun cuci yang tertinggal di pakaian.

-          Jumlah pemakaian air menjadi banyak sedangkan Anda kesulitan mendapatkan air bersih.

-          Proses mencuci yang lama ini berdampak pada jumlah pemakaian listrik yang cukup besar sedangkan tarif listrik semakin naik.

-          Dampak lainnya adalah kemungkinan umur komponen mesin cuci yang lebih singkat karena proses mencuci jadi lebih lama.

-          Tangan panas ketika mencuci dengan tangan

-          Detergen mencemari lingkungan

Nah,apa yang kemudian bisa kita lakukan ketika menghadapi masalah tersebut? Berikut beberapa tips untuk mengatasi masalah pakaian:

-          Pakailah baju secara bergantian,jangan terlalu sering menggunakan 1 baju sehingga baju tidak terlalu sering dicuci

-          Untuk menghemat uang, gunakan deterjen yang efektif atau gunakan alat pencuci khusus yang bisa digunakan sampai 1000x (3 tahun) sebagai pengganti detergen

-          Gunakan pengganti detergen untuk mencuci sehingga baju tidak lengket karena detergen

-          Gunakan pengganti detergen untuk mencuci yang memungkinkan mengurangi bau pada baju

-          Gunakan pengganti detergen yang bisa membersihkan cucian dan membunuh kuman tanpa mengeluarkan busa sehingga dapat mengehemat air

-          Gunakan pengganti detergen yang bisa mempercepat pencucian karena mengandung bahan pengaktif molekul air.

-          Gunakan pengganti detergen yang tidak membuat tangan panas dan tidak merusak lingkungan.

-          Jangan pernah menumpuk cucian sampai segunung baru dicuci.mencuci bertahap lebih baik,sehingga bisahemat tenaga,hemat waktu dan tentu anda akan lebih terhindar dari berbagai masalah mencuci.

-          Terakhir nih,cobalah bola pencuci otomatis (ECO BALL) sebagai pengganti detergen yang lebih murah,hemat, sehat dan mengagumkan.

oke deh,selamat mencoba dan merawat baju Anda ya… KLIK DI SINI UNTUK MENCOBA

BATIK SERAGAM ZAINZAIYA

Assalaamualikum Wr.Wb.

Batik merupakan warisan budaya luhur yang tidak pernah lekang oleh zaman. Keberadaan batik di Indonesia menjadikan ciri khas bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang berbudaya. Apalagi sejak 2 Oktober 2009, ketika UNESCO mengukuhkan batik sebagai warisan budaya Indonesia, maka keberadaan batik semakin diakui tidak hanya di skala Nasional, tetapi juga diakui di skala Internasional. Ya, dunia mengakui keberadaan batik sebagai budaya khas Indonesia. Sebagai warga Indonesia sudah sepatutnya kita bangga telah memiliki sebuah warisan luhur bernama `batik`. Tidak heran jika kemudian pakaian batik dijadikan sebagai baju resmi pakaian seragam harian di beberapa instansi dan tanggal 2 Oktober ditetapkan sebagai hari batik.
Beberapa instansi yang meresmikan batik sebagai pakaian seragamnya antara lain adalah institusi sekolah, perguruan tinggi (baik negeri maupun swasta), pariwisata serta perkantoran-perkantoran lain. Bahkan ada hari-hari tertentu dalam 1 pekan di instansi tersebut, yang mewajibkan seluruh civitas akademika/unit/karyawan mengenakan batik. Hal ini menunjukkan bahwa kecintaan dan kebanggaan akan batik sebagai sebagai warisan budaya bangsa benar-benar teraplikasikan.
Mengingat bahwa kita semua berkewajiban melestarikan warisan budaya bangsa yang positif, maka sudah seharusnya kitapun mewariskan batik kepada generasi muda kita. Pewarisan itu dimulai dari proses pengenalan pada generasi muda sejak mereka duduk di bangku sekolah (baik dasar maupun menengah). Proses pengenalan ini yaitu dengan adanya pakaian seragam batik di saat mereka sekolah. Dengan pemakaian seragam batik diharapkan akan memunculkan rasa memiliki dan kecintaan yang kuat terhadpa batik, sehingga ke depannya mereka bisa menjadi `generasi batik` yang juga ikut melestarikan batik sebagai warisan luhur budaya bangsa.
Dalam rangka ikut berpastisipasi melestarikan batik dan memunculkan kebanggaan masyarakat Indonesia akan warisan budaya bangsa yang positif beurpa batik, maka dengan ini `Batik Zainzaiya Collection` bermaksud menawarkan beberapa motif batik untuk seragam sekolah beserta rincian biayanya. Diharapkan dapat memunculkan kerjasama yang baik antara pihak sekolah dengan `Zainzaiya Collection`. Atas perhatian dan kerjasama Bapak/Ibu/Saudara kami ucapkan terimakasih.
Wassalaamualaikum Wr.Wb.
Hormat Kami
Manager `Zainzaiya Collection`

Ahmad Zainul Muttaqien, SH.I
Simbang Wetan Gg 1/182, Buaran
Pekalongan, Jawa Tengah Telp 0285-410-590 Hp 085647046553 Emai/fb:zainulpkl@gmail.com,

Ditulis dalam ArTikEL UMuM. 3 Komentar »

Penerimaan Mahasiswa Baru STIKES Muhammadiyah Pekajangan Jalur Umum

Bagi teman –teman atau saudara-sudaraku yang ingin belajar ilmu kebidanan dan keperawatan di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan, segera dibuka pendaftaran mahasiswa baru STIKES Muhammadiyah Pekajangan lewat jalur umum (lewat tes).

Simak yuk informasi tentang pendaftaran Mahasiswa Baru lewat Jalur Umum berikut ini…

Menerima Mahasiswa Baru Untuk Program Studi

a. SI Keperawatan          : Program A (Reguler)

Program B ( Lulusan DIII Keperawatan)

b. DIII Keperawatan

c. DIII Kebidanan

Syarat Calon Mahasiswa Baru

  1. Warga Negara Indonesia
  2. Dasar Pendidikan
  3. Lulusan SMA / SMU/ MA semua jurusan

-          Lulusan SMK Program Kesehatan (SPK, SMF, SPRG, dll kurikulum 2000)

-          Lulusan DIII Keperawatan (Untuk prodi SI Keperawatan Program B)

  1. Usia Maksimal untuk kelas reguler/ umum 30 tahun
  2. Sehat jasmani rohani serta tidak buta warna (parsial dan total)
  3. Tinggi badan minimal:
    1. Prodi DIII, L: 155cm, P: 150 cm
    2. Prodi SI Keperawatan, L: 153cm, P: 148cm
  4. Lulus tes tertulis dan tes kesehatan yang diselenggarakan panitia
  5. Calon mahasiswa mendaftarkan sendiri ke kampus
  6. Bagi pendaftar SI dan DIII Keperawatan yang mempunyai nilai danem minimal 7,5 dari jurusan IPA dapat diterima tanpa tes tulis
  1. Pendaftaran

Tempat            : Kampus II STIKESMuhammadiyah Pekajangan

Jl. Raya Ambokembang 8 Pekalongan

(0285) 785179, 785939

Hari                 : Senin – Sabtu

Jam                  : 08.00 – 13.00 WIB

  1. Materi Tes Tulis

SI Keperawatan:

Program A: Bhs. Indonesia

Bhs. Inggris

IPA Terpadu

Matematika

Program B: Bhs. Indonesia

BHs. Inggris

Keperawatan Komprehensif

DIII Keperawatan/ Kebidanan:

Matematika

Ilmu Pengetahuan Alam

Bhs. Inggris

Bhs. Indonesia

-          Kelengkapan Pendaftaran

  1. Pasfoto hitam putih terbaru ukuran 4×6 sebanyak 5 lembar
  2. Fotocopy STTB yang telah dilegalisisr sebanyak 2 lembar atau surat keterangan lulus
  3. Foto copy daftar nilai yang telah dilegalisir 2 lembar
  4. Biaya pendaftaran dna seleksi Rp 100.000,-
  5. Untuk pilihan prodi S1 Keperawatan Program B dilampirkan:

-    Surat persetujuan mengikuti pendidikan dari pimpinan instansi bagi yang bekerja

-    Surat persetujuan mengikuti pendidikan dari suami/istri

-    Fotocopy SK Pegawai

  1. Semua persyaratan dimasukkan di dalam stopmap

- S1 Keperawatan       : warna Merah (Program A)

Warna Hijau (Program B)

- DIII Keperawatan    : Warna Kuning

- DIII Kebidanan        : Warna Biru

-          Jadwal Pelaksanaan

Gelombang I (SI Keperawatan/ DIII Keperawatan/ DIII Kebidanan):

* Pendaftaran Gel.I          : 1 Mei-26 Juni 2010

* Tes tulis Gel.I                 : 29 Juni 2010

* Pengumuman Test Gel.I            : 2 Juli 2010

* Tes Kesehatan bagi pendaftar tanpa tes : 28 Juni 2010

* Tes Kesehatan Gel.I       : DIII Kebidanan 3 Juli 2010

DIII Keperawatan 5 Juli 2010

SI Keperawatan 6 Juli 2010

* Pengumuman Tes kesehatan Gel.I dan tanpa Tes: DIII Kebidanan 6 Juli 2010

DIII Keperawatan 7 Juli 2010

SI Keperawatan 8 Juli 2010

* Registrasi gel.1               : 6 – 16 Juli 2010

Gelombang II (SI Keperawatan dan DIII Keperawatan)

* Pendaftaran Gel.II                     : 28 Juni-17 Juli

* Tes tulis Gel.II                           : 20 Juli 2010

* Pengumuman Test Gel.II           : 23 Juli 2010

* Tes Kesehatan Gel.II                 : 24 Juli 2010

* Pengumuman Tes kesehatan Gel.I dan tanpa Tes27 Juli 2010

* Registrasi gel.1                           : 27 Juli – 2 Agustus 2010

-          Fasilitas Beasiswa

Beasiswa yang ada di STIKES Muhammadiyah pekajangan Pekalongan meliputi:

  1. Beasiswa peningkatan prestasi akademik (PPA)
  2. Beasiswa bantuan belajar mahasiswa (BBM)
  3. Beasiswa Prestasi STIKES Muhammadiyah pekajangan pekalongan

Penjajahan Biologi: Ada apa dengan NAMRU 2 ?

Pernahkah kalian dengar istilah NAMRU 2? Ya, NAMRU-2 merupakan singkatan dari Naval Medical Reseach Unit No.2.Dalam Lembar Fakta tentang NAMRU-2 yang ada di situs Kedubes Amerika Serikat dinyatakan bahwa NAMRU-2 adalah sebuah laboratorium penelitian biomedis yang meneliti penyakit menular demi kepentingan bersama Amerika Serikat, Departemen Kesehatan RI, dan komunitas kesehatan umum internasional. NAMRU-2 didirikan pada tahun 1970 sesuai permintaan Departemen Kesehatan RI.
Kegiatan penelitian bersama ini menitikberatkan pada malaria, penyakit akibat virus seperti demam berdarah, infeksi usus yang mengakibatkan diare dan penyakit menular lainnya termasuk flu burung. Penelitian NAMRU-2 hanya berhubungan dengan penyakit-penyakit tropis yang terjadi secara alamiah.
Laboratorium Namru berada di kompleks Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Departemen Kesehatan di Jalan Percetakan Negara, Jakarta.
Kenapa NAMRU bisa bercokol begitu lama di Indonesia ? Apa yang mereka cari di negara kepulauan ini, dan apa manfaat kehadiran mereka bagi Indonesia ? Dan, kenapa lembaga dari Amerika Serikat ini terkesan begitu misterius ? Banyak sekali pertanyaan yang tak terjawab mengenai lembaga riset ini. Dan bisa memastikan, tak satu pun wartawan di Indonesia memiliki akses ke lembaga ini; malahan mungkin mereka pun tak pernah tahu keberadaan NAMRU.
Siti Fadilah Supari (Menkes RI periode 2004-2009 yang kritis ini) telah melarang semua rumah sakit di Indonesia untuk mengirimkan sampel virus flu burung ke laboratorium Namru. Sebab, kontrak kerjasama dengan Namru telah berakhir sejak Desember 2005.
Pakar intelijen Laksamana Muda (Purn) Subardo tetap meyakini keberadaan laboratorium medis milik angkatan laut AS, The U.S. Naval Medical Research Unit Two (NAMRU-2) merupakan alat intelijen AS. Hal ini diyakini Subardo berdasarkan penilaiannya selama lebih dari 30 tahun bekerja di bidang intelijen serta pernah menjabat sebagai Kepala Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg) tahun 1986-1998.
“Kalau saya pribadi yakin itu ada motif intelijen dari Amerika. Saya kan kerja di bidang intelijen ini sejak Letnan hingga Bintang Dua (laksmana muda). Lebih dari 30 tahun,” kata Subardo di sela-sela Seminar Hari Kesadaran Keamanan Informasi (HKKI) di Fakultas MIPA UGM, Yogyakarta, Jumat (25/4/2008).
Meski meyakini keberadaan NAMRU-2 terkait operasi intelijen milik AS, Subardo, mengaku dirinya tidak lagi mempunyai wewenang menangani persoalan tersebut. Dirinya menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah khususnya melalui Badan Intelijen Negara (BIN).
“Saya tidak punya wewenang lagi. Itu urusannya pemerintah dan BIN. Saya hanya mengungkapkan ini agar kita lebih waspada, sebab penyadapan informasi melalui intelijen ada di mana-mana,” tegasnya.
Menurut dia kesadaran akan keamanan informasi di Indonesia sampai saat ini masih cukup lemah. Hal ini terbukti dari laporan Lemsaneg beberapa waktu lalu yang menemukan bukti dari 28 kantor Kedubes Indonesia di Luar Negeri, sebanyak 16 diantaranya telah disadap sehingga harus dilakukan pembersihan dan pembenahan. Kasus ini menurutnya sebagai preseden buruk bagi Indonesia untuk lebih berhati-hati dalam menjaga keamanan informasi.
“Sekitar 16 kedubes yang disadap di luar negeri. Jelas hal itu sebagai preseden buruk agar kita lebih berhati-hati melakukan pengamanan, khususnya informasi,” imbuhnya. (sumber detiknews)
Kontroversi keberadaan Naval Medical Research Unit 2 (Namru-2) di Indonesia rampung sudah. Tercatat sejak 16 Oktober 2009, Namru-2 sudah tidak beroperasi lagi.
“Surat resmi penghentian kerjasama dengan Namru resmi dilayangkan dubes AS di Indonesia tanggal 16 Oktober kemarin. Jadi perjanjian yang diawali 16 Januari 1970 sudah resmi berakhir 16 Oktober kemarin,” ujar mantan Menkes Siti Fadilah Supari kepada wartawan di Jakarta, Rabu (21/10/2009)
Siti Fadilah mengatakan dirinya keberadaan Namru-2 mengganggu kedaulatan Indonesia. Sebab, pusat penelitian itu meneliti virus yang dilakukan Angkatan Laut AS.
“Saya tidak akan rela kalau di wilayah yang berdaulat ini ada penelitian tapi ada militernya, tapi kok tidak jelas. Mudah-mudahan tidak terjadi lagi,” harapnya.
Oleh karena itu Siti Fadilah berharap pada penerusnya, Endang Rahayu Edyaningsih, agar tidak membuka lagi Namru-2. Dia yakin Endang bisa melanjutkan kebijakannya tersebut. “Saya kira Ibu Endang bisa mengikuti langkah-langkah yang telah kita ambil pada periode ini, di mana Namru sudah secara resmi ditutup, dan saya mohon jangan dibuka lagi,” katanya. (sumber)
Namun, meskipun NAMRU-2 telah ditutup, Indonesia tetap melakukan kerjasama penelitian dengan AS. Kerja sama ini bernama Indonesia-United States Center for Medical Research (IUC) yang fokus pada kemajuan teknologi di bidang biomedis. Rencananya, IUC mulai beroperasi pada Januari 2010, dan tidak akan melibatkan militer. Hal ini seperti yang diampaikan oleh Menkes baru pengganti Siti, Endang Rahayu Sedyaningsih.
Menurut Endang, kerja sama biomedis yang dilakukan Indonesia-Amerika Serikat dapat berupa pengembangan alat diagnostik, identifikasi virus dan bakteri, serta lainnya.
Menteri Kesehatan terpilih Endang Rahayu Setyaningsih adalah staf Departemen Kesehatan, yang paling ‘dekat’ dengan Namru (The US Naval Medical Reseach Unit Two) atau Unit 2 Pelayanan Medis Angkatan Laut.Endang adalah seorang dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia tahun 1979, dan memperoleh gelar master dan dokter dari Harvard School of Public Health, Boston, masing-masing tahun 1992 dan 1997. Ia menjalani karier di bidang kesehatan dengan menjadi dokter puskesmas di NTT dan pernah menjadi dokter di Rumah Sakit Pusat Pertamina. Ia juga pernah ditugaskan di Kanwil Departemen Kesehatan DKI Jakarta menjadi seorang peneliti, dan pernah menjabat Kepala Litbang Biomedik dan Farmasi Departemen Kesehatan.
Siti Fadillah Supari yang dikenal kritis terhadap keberadaan Namru-2 menyebut Endang sebagai salah satu pihak yang memiliki hubungan erat dengan Namru-2. Endang juga yang membawa virus flu burung strain Indonesia H5N1 tanpa seizin Siti Fadillah ke Amerika Serikat untuk selanjutnya dikomersialisasi oleh sejumlah perusahaan farmasi raksasa. Hal inilah yang pernah menjadi pangkal sengketa antara Siti Fadillah tidak hanya dengan pemerintah Amerika Serikat juga dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tahun lalu.
Nah, ketika NAMRU-2 ditutup, Endang menjabat sebagai Menkes dan IUC beroperasi, akankah Indonesia diuntungkan oleh adanya kerjasama Indonesia-AS dalam IUC? Ataukah Indonesia justru kembali dijajah dan dimanfaatkan oleh pihak Asing?
Ya, sebagai tenaga kesehatan yang berpikir maju, kritis dan berwawasan, hendaknya kita tidak menutup mata terhadap informasi dan segala penjajahan nonfisik yang terjadi di Negara kita, khususnya terkait dunia kesehatan. Penjajahan dnegan menggunakan senjata biologi yang dampaknya luar biasa.
Ayo membaca!!!

Sumber :
www.menkokesra.go.id/content/view/13138/39/ -
www.detiknews.com)
www.forum.detik.com/showthread.php?t=96506&page=2

PENERIMAAN MAHASISWA BARU KEBIDANAN STIKES MUHAMMADIYAH PEKAJANGAN PEKALONGAN JALUR PMDP TAHUN AJARAN 2010-2011

Program STUDI Diploma III Kebidanan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Pekajangan akan membuka pendaftaran mahasiswa baru tahun ajaran 2010/2011 lewat jalur Penelusuran Minat dan Prestasi (PMDP).
Adapun syarat-syarat bagi calon pendaftar adalah sebagai berikut:
1. Warga Negara Indonesia (WNI)
2. Sehat jasmani rohani serta tidak buta warna
3. Tinggi Badan minimal 150 cm
4. Tidak memiliki nilai lima (5) untuk setiap mata ajar sejak semester I sampai semester V ketika di SLTA jurusan IPA
5. Memiliki nilai raport SLTA jurusan IPA rata-rata minimal 7 (Tujuh) untuk mata ajar Al-Islam, Bhs. Indonesia, Bhs. Inggris, Matematika, Fisika, Kimia dan Biologi sejak semester I s/d semester V
6. Melampirkan foto kopi nilai raport SLTA semester I s/d semester V yang telah dilegalisir rangkap 2.
7. Melampirkan foto hitam putih ukuran 4×6 sebanyak 5 lembar.
8. Membayar biaya pendaftaran Rp 100.000,- (Seratus ribu rupiah)
9. Calon Mahasiswa mendaftarkan sendiri ke kampus
10. Semua persyaratan dimasukkan ke dalam stopmap warna biru.
11. Surat keterangan saat ini duduk di kelas III
13. Menunjukkan raport asli pada saat pendaftaran.

Pendaftaran
1. Tempat : Kampus II STIKES Muhammadiyah Pekajangan Jl. Raya AMbukembang No. 8 Kedungwuni Pekalongan
Telp (0285) 785179, 7911732, fax (0285) 785555
2. Waktu : 1 Maret – 29 Mei 2010 (Hari Minggu Libur)
3. jam : 08.00 s/d 13.00 WIB

Pengumuman Hasil Seleksi
1. Hasil seleksi administrasi : Tanggal 14 Juni 2010
2. tes Kesehatan : 15 Juni 2010
3. Hasil Tes Kesehatan : 17 Juni 2010
4. Daftar Ulang : 17 Juni 2010 s/d 30 Juni 2010
Diposkan oleh DIII KEBIDANAN STIKES MUHAMMADIYAH PEKAJANGAN

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.