Kembang Api
Malam merapat, suara membising
Lautan manusia ramaikan pesta kembang api
Seorang penjual asa menghampiriku
“Asa mbak, asa tahun ini. Murah,” tawarnya padaku
Asa yang menarik hati, pikirku
“Asaku tahun lalu masih utuh Bang,” ucapku menatap langit penuh percikan api
“Mbak, itu hanya api!” bisiknya lirih ikuti mataku
malam 1 Januari 2008










