The Zikr dan Pilpres 2009

Pilihlah pemimpin yang takutkan Alloh
Yang minta dibantu menegak kebenaran
Yang minta ditegur kalau ia bersalah
Yang tidak menyebut apa jua jasanya
Yang tidak banyak mebuat janji manis

Biasanya seorang pemimpin itu
Ia mempunyai ilmu yang sederhana
Jiwanya kental dan juga gigih
Dapat pengalaman dari hidup

Kalau kita hendak tahu pemimpin yang sejati
Dia tak berjawatan pun masih dihormati
Oleh semua pengikutnya

Biasanya pemimpin yang sejati itu
Ia tersendiri ada panduan yang diberi ada kharisma
Semua jadi mendidik mengikut
Hingga taat setia tidak berbelah bagi

Sengaja saya kutip syair di atas dalam rangka menyambut pilpres 2009 yang tinggal beberapa hari lagi. Yach, agenda penentu masa depan bangsa ini dalam waktu lima tahun ke depan akan segera digelar. Agenda itu bukanlah suatu yang seharusnya dianggap remeh, karena tentu tidak sedikit dana yang dipakai untuk penyelenggaraan pilpres tersebut. Namun pertanyaannya adalah, akankah agenda pesta demokrasi tersebut mampu melahirkan seorang `pemimpin ideal` untuk negeri ini? Hm…siapa bisa menjamin?
Kembali pada pemimpin ideal, seperti apakah hendaknya?
Menilik pada nasyid The Zikr berjudul Pemimpin Sejati di atas (Download versi MP3), maka mari kita lihat lebih jauh tentang sosok pemimpin ideal itu. Jika kita cermati isi syair tersebut, maka kita akan teringat pada sosok pemimpin sejati yang benar-benar sejati. Siapa beliau? Yach, Rosululloh SAW. Pemimpin yang membawa manusia dari jaman kebodohan menuju jaman yang terang dengan cahaya ilmu. Pemimpin yang menduduki urutan no.1 dalam buku `100 Tokoh Berpengaruh di Dunia` . Adakah seorang pemimpin yang kualitasnya setingkat Rosululloh di era sekarang? Hm…tampaknya sulit kita temukan, bahkan boleh dikatakan tak kan pernah kita temukan lagi (benarkah?).
Sekarang mari kita `pritili` (penggal) sosok pemimpin ideal versi the Zikr…
1. Pilihlah pemimpin yang takutkan Alloh
2. Minta dibantu menegak kebenaran
3. Minta ditegur kalau ia bersalah
4. Tidak menyebut apa jua jasanya
5. Tidak banyak membuat janji manis
6. Mempunyai ilmu yang sederhana
7. Jiwanya kental dan juga gigih
8. Dapat pengalaman dari hidup
9. Dia tak berjawatan pun masih dihormati Oleh semua pengikutnya

Hm, sudahkah para pemimpin-pemimpin negeri ini takut akan Alloh? Seperti apakah ciri-ciri pemimpin yang takut akan Alloh?
Baiklah, kalau kita ingat kembali akan makna suatu jabatan (pemimpin), maka hendaknya kita sadar bahwa sesungguhnya jabatan bukanlah suatu yang `menyenangkan`. Jabatan tidak lain adalah suatu amanah yang tentu akan dimintai pertanggungjawabannya kelak di akhirat. Pemimpin yang takut Alloh hendaknya benar-benar menjalankan amanah yang dipikulnya, bukan justru mengkhianati rakyat dipimpinnya dengan sikap&perilaku yang tidak terpuji seperti korupsi, `menjajah` dan menyengsarakan rakyat.
Pemimpin yang sejati juga hendaknya minta dibantu menegakkan kebenaran, bukan justru marah, bengis dan naik pitam ketika banyak kritikan berdatangan dari rakyat, karena sesungguhnya kritikan dari rakyat merupakan alarm bahwa ada yang tidak beres dengan pemerintahan yang dipimpin. Jadi hendaknya pemimpin yang sejati selalu mendengarkan dan menyikapi setiap kritikan dalam rangka menegakkan kebenaran.
Pemimpin sejati tentu tidak akan menyebut jasa-jasa yang telah diberikannya pada rakyat, karena sesungguhnya apa yang sudah diperbuat untuk rakyat itu sejatinya merupakan sebuah amanah/kewajiban yang memang sudah seharusnya dijalankan. Bukan berarti saya tidak meghargai seorang pemimpin yang berhasil, tetapi mencoba mewacanakan bahwa sudah seharusnya seorang pemimpin berbuat dan memberikan yang terbaik untuk rakyat hingga akhirnya tercapai suatu keberhasilan.
Pemimpin sejati bukanlah pemimpin yang selalu mengumbar janji-janji manis, tapi pemimpin yang selalu merealisasikan segala hal program untuk rakyat: Demi Rakyat! Bukan hanya demi cari muka di hadapan rakyat (maaf…) dengan janji-janjinya. Obral janji lebih mudah daripada obral barang-barang, karena obral janji tidak butuh modal hanya butuh vocal, sementra obral barang butuh barangnya serta butuh tenaganya. Akan tetapi, dampak dari obral janji itu tentu lebih besar, tanggung jawab moralnyapun luar biasa.
Pemimpin sejati juga hendaknya menjadikan setiap pengalaman hidupnya sebagai guru yang berharga, bukan dijadikan lintas lalu. Pengalaman itu dijadikannya sebgai bekal untuk proses perbaikan dalam pola memimpin setiap detiknya, setiap harinya dan tiap waktunya. Hingga jika kepemimpinnya lengser, dia masih dihormati sebagai seorang pemimpin, bukan dilecehkan atau dibuang begitu saja seperti pepatah Habis manis sepah dibuang. Begitu? Yach, pemimpin abadi untuk dirinya sendiri dan untuk rakyat.
Baiklah, menjelang pilpres 2009 sudah patutnya kita bijak dalam menentukan calon pemimpin yang hendak kita pilih. Bagaimanapun nasib bangsa ini lima tahun ke depan ditentukan oleh kita semua melalui pesta demokrasi lima tahunan yang akan digelar 8 Juli besok. Jadilah rakyat yang cerdas, jadilah pemilih yang cerdas yang memilih calon wakil rakyatnya dengan menggunakan akal dan hati. Jangan memilih wakil rakyat hanya karena pengaruh orang-orang sekitar dan karena faktor `X` saja, tapi pikirkanlah dengan matang, demi masa depan bangsa! Okey?
Sampai jumpa pada pilpres 2009!
Semoga Indonesia bisa mendapatkan pemimpin yang sejati itu? Siapakah dia? Anda semua yang menentukan!
Pekalongan, 4 Juli 2009

Ditulis dalam ArTikEL UMuM. Tag: . 3 Comments »

3 Tanggapan to “The Zikr dan Pilpres 2009”

  1. dir88gun2@yahoo.com Says:

    assalamu alaikum wr. wb.

    alhamdulilah…
    Selamat akhirnya golput berhasil memenangkan jumlah suara terbanyak!
    Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung Partai Golput,
    baik yang dengan penuh kesadaran dan keikhlasan maupun yang tidak.
    Lho, maksudnya? Ga Nyambung & Ga Jelas? :-\

    Sudah saatnya kita ganti sistem!
    Sistem yang lebih “pro rakyat” dan lebih “berbudi”…
    Ayo kita ganti secepatnya, “lebih cepat lebih baik”…
    Mari kita “lanjutkan” perjuangan dakwah untuk menegakkannya!
    Sistem Islam, petunjuk dari Sang Maha Pencipta!

    Lihatlah dengan hati dan fikiran yang jernih!
    Aturan Sang Maha Pencipta diinjak-injak
    dan diganti dengan aturan yang dibuat seenak udelnya!
    Dan lihat akibatnya saat ini, telah nampak kerusakan
    yang ditimbulkan oleh sistem sekulerisme dan turunannya
    (seperti: kapitalisme, sosialisme, demokrasi, dsb) di depan mata kita!

    Banyak anak terlantar gara2 putus sekolah.
    Banyak warga sekarat gara2 sulit berobat.
    Banyak orang lupa gara2 ngejar2 dunia.
    Dan banyak lagi masalah yang terjadi gara2 manusia nurutin hawa nafsunya.

    Lihat saja buktinya di
    http://hizbut-tahrir.or.id/2009/05/12/kemungkaran-marak-akibat-syariah-tidak-tegak/
    http://hizbut-tahrir.or.id/category/alwaie/
    http://hizbut-tahrir.or.id/category/alislam/
    dan banyak lagi bukti nyata yang ada di sekitar kita!

    Untuk itu, sekali lagi saya mohon kepada semua pihak
    agar segera sadar akan kondisi yang sekarang ini…
    dan berkenan untuk membantu perjuangan kami
    dalam membentuk masyarakat dan negeri yang lebih baik,
    untuk menghancurkan semua bentuk penjajahan dan perbudakan
    yang dilakukan oleh manusia (makhluk),
    dan membebaskan rakyat untuk mengabdi hanya kepada Sang Maha Pencipta.

    Mari kita bangkit untuk menerapkan Islam!
    secara sempurna dan menyeluruh.
    mulai dari diri sendiri.
    mulai dari yang sederhana.
    dan mulai dari sekarang.

    Islam akan tetap berlaku hingga akhir masa!
    Dan Islam akan menerangi dunia dengan cahaya kemenangan!
    Mohon maaf apabila ada perkataan yang kurang berkenan (-_-)
    terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.

    wassalamu alaikum wr. wb.

  2. muhamaze Says:

    pilpres berjalan aman semoga kedepannya Indonesia tambah maju..

    salam kenal mbak, kalo boleh tanya akper pekajangan ada websitenya gak ya..? makasih..

  3. mamas ino Says:

    jadi kangen sm megonone, makanan wajib anak kost


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: